STN dan LMND Bentuk Sekretariat Bersama untuk Percepat Program Strategis Nasional

Pemerintah1071 Dilihat

CNN/CorongNusantaraNews.com — Jakarta — Serikat Tani Nelayan (STN) dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) resmi membentuk Sekretariat Bersama Akselerasi Program Strategis Nasional STN–LMND sebagai wadah kolaborasi untuk mendukung percepatan pelaksanaan berbagai program prioritas nasional.

Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama oleh Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND, Wale Mukadar, dan Ketua Umum Pimpinan Pusat STN, Ahmad Rifai, pada rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun LMND sekaligus Pendidikan Pelopor LMND yang berlangsung di Mess Aceh, Jakarta, pada 9–11 Juli 2026.

Pembentukan sekretariat bersama ini diharapkan menjadi pusat koordinasi permanen antara organisasi mahasiswa dan organisasi tani dalam mengawal implementasi berbagai Program Strategis Nasional, termasuk program prioritas Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Adapun fokus awal kerja sama meliputi percepatan pembangunan Brigade Pangan, penguatan Koperasi Desa Merah Putih, pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih, penguatan sektor pertanian rakyat, peningkatan ketahanan pangan nasional, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengembangan ekonomi kerakyatan.

Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND, Wale Mukadar, menegaskan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat sebagai bagian dari solusi pembangunan nasional.

“Mahasiswa memiliki tanggung jawab historis sebagai pelopor perubahan. Sekretariat Bersama ini bukan sekadar forum koordinasi, tetapi ruang kerja bersama untuk menghadirkan mahasiswa secara langsung dalam mendukung percepatan Program Strategis Nasional,” ujarnya.

Menurut Wale, LMND akan mengoptimalkan jaringan kader di berbagai daerah untuk memperkuat pendidikan masyarakat, pendampingan organisasi rakyat, riset kebijakan, hingga pengorganisasian pemuda desa.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat STN, Ahmad Rifai, menyatakan bahwa kolaborasi tersebut merupakan bentuk sinergi antara kekuatan intelektual mahasiswa dengan pengalaman organisasi tani dalam mendampingi masyarakat.

“Kedaulatan pangan tidak dapat dibangun hanya melalui kebijakan pemerintah. Diperlukan kekuatan sosial yang mampu menjembatani negara dengan rakyat. STN dan LMND siap mengintegrasikan jaringan organisasi di seluruh Indonesia untuk mempercepat implementasi berbagai program strategis nasional,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, kedua organisasi menunjuk Rinaldi, S.Sos., S.H., Deputi Bidang Tani Pimpinan Pusat STN, sebagai Koordinator Umum Sekretariat Bersama Akselerasi Program Strategis Nasional STN–LMND.

Rinaldi menjelaskan bahwa sekretariat bersama akan berfungsi sebagai pusat koordinasi nasional yang menghubungkan struktur organisasi STN dan LMND dari tingkat pusat hingga daerah agar pelaksanaan program berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan terukur.

Menurutnya, dalam waktu dekat sekretariat akan menyusun peta jalan nasional, membentuk koordinator wilayah di berbagai provinsi, melaksanakan pendidikan kader bersama, serta memulai implementasi percepatan Brigade Pangan dan penguatan kelembagaan ekonomi desa di berbagai daerah.

Nota Kesepakatan Bersama tersebut memiliki masa berlaku selama lima tahun dan memuat komitmen kedua organisasi untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, konsolidasi, pendidikan kader, penyusunan kajian kebijakan, pemberdayaan masyarakat, serta pengawalan berbagai Program Strategis Nasional.

Melalui pembentukan Sekretariat Bersama Akselerasi Program Strategis Nasional STN–LMND, kedua organisasi berharap sinergi gerakan mahasiswa dan gerakan tani dapat menjadi kekuatan sosial yang berkontribusi dalam mempercepat pembangunan nasional, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, dan masyarakat desa, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang berdaulat, adil, makmur, dan sejahtera.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *