KRL dan Gapoktan Bojonggede Tanam 2.500 Pohon di Jalan Bomang

Pemerintah295 Dilihat

CorongNusantaraNews.com — Bojonggede – Paguyuban Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Kecamatan Bojonggede terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung penghijauan dan ketahanan lingkungan melalui pembuatan lubang biopori serta penanaman pohon di Jalan Bomang, Desa Susukan, Kecamatan Bojonggede, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan DLH Kabupaten Bogor, Ketua Forum KRL Kabupaten Bogor beserta jajaran, Camat Bojonggede, Forkopimcam, DPTR, lurah dan kepala desa se-Kecamatan Bojonggede, Paguyuban KRL Bojonggede, Gapoktan, perwakilan sekolah, Perumda Pasar Tohaga, serta para relawan.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat sektor penghijauan di kawasan Jalan Bomang.

Di lokasi kegiatan tampak berbagai bibit tanaman, pupuk, serta sarana pendukung perawatan pohon yang disiapkan guna menunjang program penghijauan di sepanjang jalur Bomang.

Selain penanaman pohon, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan dan merawat pepohonan demi keberlangsungan ekosistem agar udara menjadi lebih segar dan sejuk.

Ketua Forum KRL Kabupaten Bogor, Sumadi mengatakan, program penanaman pohon yang dicanangkan Bupati Bogor Rudy Susmanto menargetkan setiap kecamatan memiliki satu hektare hutan kota.

“Ini menjadi bentuk kolaborasi antara masyarakat, kelompok tani, dan unsur pemerintahan dalam menciptakan kelestarian lingkungan kawasan hijau yang asri,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jenis pohon yang ditanam di antaranya pohon balsa, mahoni, serta pohon buah seperti durian, jambu, mangga, dan kedondong.

“Hari ini kita melakukan penanaman sebanyak 2.500 bibit pohon dari Forum KRL Kabupaten Bogor serta CSR PT Kahaptex dan Toga Jaya. Intinya dengan kegiatan penanaman pohon ini, kita menjaga alam dan tentunya alam akan menjaga kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kemitraan DLH Kabupaten Bogor, Muji Lestari mengatakan, program penghijauan hutan kota Bomang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari memperindah kawasan, mengurangi polusi udara, hingga menjaga keseimbangan ekosistem di lingkungan sekitar.

“Penanaman pohon juga dapat menambah cadangan air tanah serta menjadikan kawasan dengan udara yang sehat dan sejuk untuk diwariskan kepada generasi mendatang,” pungkasnya.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *