CorongNusantaraNews.com — Cibinong — Selasa 26 Mei 2026.
Sangat disayangkan jika pejabat yang duduk di Bagian Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Bogor justru terkesan menutup mata terhadap kebutuhan rakyatnya sendiri.
Apa sebenarnya fungsi dan tupoksi Kabag Kesra jika permohonan masyarakat terkait bantuan hewan qurban yang hanya diajukan satu kali dalam setahun saja tidak pernah direspons?
Rakyat tidak meminta kemewahan. Masyarakat hanya berharap ada perhatian, kepedulian, dan komunikasi yang layak dari pemerintah daerah yang digaji dari uang rakyat.
Jangan sampai Bagian Kesejahteraan Rakyat hanya menjadi nama tanpa makna, jabatan tanpa pengabdian, dan kursi tanpa kepedulian sosial.
Kabupaten Bogor adalah daerah besar dengan anggaran besar. Sangat ironis apabila urusan sosial dan keagamaan masyarakat kecil justru diabaikan begitu saja tanpa jawaban, tanpa kepastian, bahkan tanpa etika pelayanan.
Salah satu panitia qurban dari Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Agus, menyampaikan kekecewaannya terhadap sikap Kabag Kesra Kabupaten Bogor.
“Iya terus terang saya kecewa sama Kabag Kesra Kabupaten Bogor. Hari Senin saya ketemu Kabag disuruh nunggu. Hari Selasa saya datang lagi ke ruangannya ternyata tidak ada. Saya WhatsApp tidak dibalas, saya telepon tidak diangkat. Bahkan saya balik lagi ke ruangannya juga tetap tidak ada. Saya cuma butuh jawaban, ada atau tidaknya, diakomodir atau tidaknya permohonan hewan qurban ini,” ungkap Agus.
Kami meminta Bupati Bogor untuk mengevaluasi kinerja Kabag Kesra Kabupaten Bogor yang dinilai tidak peka terhadap aspirasi masyarakat. Pejabat publik seharusnya hadir melayani rakyat, bukan sibuk diam ketika rakyat membutuhkan perhatian.
Jabatan itu amanah, bukan simbol kekuasaan. Jika tidak mampu melayani masyarakat dengan hati dan tanggung jawab, lebih baik memberi kesempatan kepada orang yang lebih peduli terhadap rakyat.(Red)













