Bupati Bogor, Rudy Susmanto Tegas Ambil Sikap Terhadap Dugaan Pungutan THR dan Pemotongan Insentif Supir Angkot

Pemerintah1062 Dilihat

CorongNusantaraNews.com — Cibinong —  Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmen nya dalam menangani dugaan permintaan Tunjangan Hari Raya (THR) oleh oknum kepala desa dan pemotongan insentif supir angkot di wilayah Kabupaten Bogor hal ini di sampai kan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto dalam konferensi pers yang di gelar pada Minggu 6 April 2025 , di Pendopo Bupati Bogor.

Konferensi pers ini turut dihadiri Forum Komunikasi pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bogor termasuk Kapolres Bogor, Dandim 0621/Kabupaten Bogor, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, Sekretaris Daerah, serta Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Disskominfo, perwakilan DPMD, Dan Inspektorat Kabupaten Bogor.

Rudy Susmanto menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidak nyamanan yang terjadi dan memastikan bahwa Pemkab Bogor telah mengambil langkah langkah konkret.

“Kami telah menugaskan Tim Saber Pungli Kabupaten Bogor yang terdiri dari Polres, Kejaksaan dan Inspektorat untuk mendalami laporan ini,

Hingga saat ini sembilan orang telah di mintai keterangan, terdiri dari empat kepala desa, satu pegawai dinas perhubungan, dan beberapa dari kelompok organisasi lainnya”, ungkap Bupati.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan sementara dinas perhubungan kabupaten bogor secara institusi tidak terlibat dalam proses pemotongan insentif bagi sopir angkot.

Dinas Perhubungan tidak turut serta dalam pembagian insentif kepada para sopir angkot, khususnya di wilayah puncak, namun apabila terdapat oknum yang terlibat secara individu tentu akan ditindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku”, paparnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa sanksi tegas akan diberikan bagi siapa pun yang terbukti melanggar aturan,

“Jika ditemukan unsur pidana, proses akan di lanjutkan ke ranah hukum sesuai ketentuan peraturan perundangan undangan yang berlaku, bahkan. jika ada oknum dari unsur pemerintahan yang terlibat, kami tidak akan ragu untuk mencopot jabatan nya”, tegas Rudy.

Bupati Bogor juga menambahkan bahwa hasil lengkap dari pemeriksaan tim saber pungli direncanakan akan di umumkan pada awal minggu depan secara transparan kepada publik.

Kami ingin masyarakat tahu, kami tidak menutup nutupi ini menjadi momentum untuk kita berbenah, pemerintah kabupaten bogor kedepan harus bersih dan benar benar melayani masyarakat, kata Rudy.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Bogor AKBP Rio Wahyu Anggoro, menambahkan bahwa tim gabungan telah bergerak sejak kamis, 3 April 2025, untuk mengamankan dokumen-dokumen dan meminta keterangan dari pihak pihak yang terkait.

“Kami membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan informasi tambahan yang bisa memperkuat proses pemeriksaan”,ujar Rio.

Pemerintah Kabupaten Bogor mengapresiasi peran Kepala Desa dan perangkat desa yang telah bekerja secara profesional dan membangun, namun tindakan yang menyimpang akan di tindak tanpa pandang bulu sebagai bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.(Zuhdi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *