Bendahara PAC PRIMA Bogor Tengah Bantu Siswa Mengatasi Kendala Seragam Sekolah

Umum563 Dilihat

CNN/CorongNusantaraNews.com — Bogor Kota — Kamis, 13 Agustus 2026. Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan oleh jajaran PAC PRIMA Bogor Tengah. Bendahara PAC PRIMA Bogor Tengah, Nita Torasia, bergerak cepat membantu seorang siswa di salah satu sekolah negeri di Bogor yang mengalami kendala dalam pemenuhan seragam sekolah.

Permasalahan bermula ketika orang tua siswa telah memiliki kesepakatan dengan pihak sekolah mengenai pembayaran seragam secara bertahap atau diangsur. Namun, dalam pelaksanaannya, siswa tersebut belum mendapatkan toleransi sebagaimana kesepakatan sebelumnya.

Kondisi tersebut kemudian berdampak pada psikologis dan aktivitas pendidikan anak. Siswa mengalami perundungan karena belum mengenakan seragam sekolah hingga akhirnya merasa malu dan tidak berkeinginan untuk masuk sekolah.

Mengetahui kondisi tersebut, Nita Torasia dengan sigap melakukan komunikasi dengan pihak sekolah dan berupaya mencari solusi yang tidak merugikan anak maupun keluarganya. Dalam prosesnya, Nita juga berkoordinasi dan bekerja sama dengan pihak Departemen Agama untuk membantu menengahi serta mencari jalan keluar atas persoalan tersebut.

Upaya tersebut mulai membuahkan hasil. Berdasarkan hasil komunikasi dan koordinasi, terhitung 14 Agustus 2026 pihak sekolah akan memberikan seragam kepada siswa tersebut. Dalam proses penyelesaian ini, Nita Torasia bersedia menjadi penjamin sekaligus ibu asuh bagi siswa tersebut agar persoalan seragam tidak lagi menjadi hambatan bagi anak untuk kembali bersekolah.

Ketua DPC PRIMA Kota Bogor, Lala Zhulaeha, menyampaikan apresiasi atas langkah konkret yang dilakukan oleh Nita Torasia.

«“Saya mengapresiasi langkah yang diambil Bing Nita. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, khususnya dalam memastikan anak tetap mendapatkan haknya untuk bersekolah tanpa merasa tertekan karena persoalan ekonomi.”»

Menurut Lala, persoalan pendidikan tidak semestinya hanya dilihat dari kemampuan ekonomi keluarga. Semua pihak perlu mengedepankan rasa kemanusiaan, musyawarah, dan mencari solusi terbaik agar persoalan administrasi maupun biaya tidak sampai membuat seorang anak kehilangan semangat untuk belajar.

“Langkah Bing Nita merupakan bentuk nyata bagaimana nilai-nilai Pancasila, khususnya kemanusiaan, gotong royong, dan keadilan sosial, dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Lala.

DPC PRIMA Kota Bogor berharap penyelesaian persoalan ini dapat menjadi contoh bahwa permasalahan masyarakat dapat diselesaikan melalui komunikasi, kepedulian, musyawarah, dan kerja sama antar-pihak, dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.

PRIMA Kota Bogor juga menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat dan mendorong terwujudnya solusi nyata terhadap berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.(WDI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *