CNN/CorongNusantaraNews.com — Bogor, 8 Juli 2026 – Pimpinan Redaksi Corong Nusantara News, Agus A.M., menilai bahwa tantangan terbesar yang dihadapi wartawan saat ini bukan hanya mencari dan menyajikan informasi kepada publik, tetapi juga mempertahankan idealisme di tengah tuntutan ekonomi yang semakin berat.
Menurut Agus, profesi wartawan merupakan pekerjaan yang sarat dengan tanggung jawab moral. Seorang jurnalis dituntut menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik, menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan independen, sekaligus menghadapi berbagai dinamika di lapangan.
“Pertaruhan yang paling sulit bagi wartawan bukan hanya bagaimana mendapatkan berita, tetapi bagaimana tetap menjaga integritas ketika dihadapkan pada kebutuhan ekonomi. Di situlah profesionalisme benar-benar diuji,” ujar Agus A.M., Rabu (8/7/2026).
Ia menegaskan bahwa kesejahteraan wartawan merupakan faktor penting dalam membangun ekosistem pers yang sehat. Meski demikian, kondisi ekonomi tidak boleh menjadi alasan untuk mengorbankan independensi maupun integritas jurnalistik.
“Setiap wartawan tentu memiliki kebutuhan hidup dan tanggung jawab terhadap keluarganya. Namun, kepercayaan publik adalah aset terbesar yang harus dijaga. Sekali integritas hilang, kepercayaan masyarakat juga akan hilang,” tegasnya.
Agus juga mengingatkan bahwa kualitas seorang wartawan tidak ditentukan oleh usia organisasi media atau organisasi profesi tempat ia bernaung. Yang menjadi ukuran adalah kompetensi, kemampuan menulis, ketelitian dalam melakukan verifikasi fakta, kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik, serta konsistensi menghasilkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia berharap seluruh insan pers terus meningkatkan kapasitas, menjaga profesionalisme, dan memperkuat solidaritas demi menghadirkan pers yang independen, kredibel, dan menjadi pilar demokrasi.
“Biarlah karya yang berbicara. Pengakuan sejati lahir dari integritas, kompetensi, dan dedikasi dalam menjalankan tugas jurnalistik, bukan dari rasa jumawa atau sekadar mengandalkan senioritas organisasi,” pungkas Agus.












