Kades Parakan Diduga Menghindari Media Saat Dikonfirmasi Polemik Jalan Warga

Pemerintah921 Dilihat

CorongNusantaraNews.com — Kab.Bogor — Sikap tidak kooperatif ditunjukkan Kepala Desa Parakan, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Itoh Masitoh, saat hendak dikonfirmasi awak media terkait polemik jalan warga yang melibatkan pengembang, Kamis (6/2/2026).

Peristiwa bermula ketika awak media mendatangi kantor desa dan memperkenalkan diri untuk meminta klarifikasi. Saat itu, awak media diminta menunggu dengan alasan kepala desa sedang menerima tamu.

Namun setelah pertemuan dengan tamu selesai, Kepala Desa Itoh Masitoh justru langsung melangkah keluar kantor menuju kendaraannya. Kepada awak media, ia hanya menyampaikan alasan singkat bahwa dirinya memiliki kegiatan lain.

“Saya ada kegiatan untuk mempersiapkan Jumling,” ujar Itoh Masitoh singkat sambil hendak masuk ke mobil.

Saat awak media mencoba menanyakan lebih lanjut terkait polemik antara warga dan pihak pengembang, kepala desa hanya menjawab singkat, “Kita sudah musyawarah,” tanpa memberikan penjelasan rinci, lalu meninggalkan lokasi.

Sikap tersebut menimbulkan kesan bahwa kepala desa enggan memberikan klarifikasi terbuka kepada publik, khususnya terkait persoalan yang kini menjadi perhatian warga. Polemik jalan tersebut diduga berkaitan dengan kepentingan pengembang, termasuk kejelasan status fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos/fasum).

Sejumlah pihak menilai sikap kepala desa terkesan memihak pengembang dan menimbulkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Bahkan, beredar dugaan adanya praktik gratifikasi, meski hingga kini hal tersebut masih memerlukan pembuktian lebih lanjut dari aparat berwenang.

Atas sikap tersebut, media dan masyarakat meminta instansi yang membawahi pemerintahan desa, termasuk Inspektorat, agar melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap aparatur desa, khususnya Kepala Desa Parakan, agar penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan transparan dan akuntabel.
(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *