RSUD Cibinong Hadirkan Program Kehamilan dengan Inseminasi

Pemerintah1269 Dilihat

CorongNusantsraNews.com — Cibinong —Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibinong terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi warga Kabupaten Bogor. Salah satu inovasi yang dilakukan ialah dengan menghadirkan Program Kehamilan dengan Inseminasi.

Program kehamilan dengan inseminasi buatan atau Intrauterine Insemination (IUI) ialah prosedur yang ditawarkan dunia medis untuk membantu pasangan terkait masalah kesuburan pada kehamilan.

Menurut dr. Nazif Sp. OG.Subsp. F.E.R, Secara persentase sama antara laki-laki dan perempuan di dalam Program Kehamilan dengan Inseminasi, maka ke duanya harus sama dan tidak ada masalah problem, sehingga kedua-duanya harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu, jadi bukan cuma perempuannya saja diperiksa, tetapi juga laki-lakinya harus di periksa.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa laki-laki itu menyumbang mamancarkan sperma pada perempuan sehingga sel telur dua-duanya harus tidak ada masalah dan dapat hamil, hal ini di jelaskan oleh dr. Nazif di ruang kerjanya, Senin (10/3/2025).

Selanjutnya kata dr. Nazif untuk dapat mengetahui maka di ambil sperma suami lalu kita wasting namanya di cuci pakai alat, dan reviews kita ambil sperma yang kita anggap sehat, Jadi yang normal terlihat bentuknya lebih banyak gerakan aktifnya itu yang kita ambil, dan inilah sperma dapat menyumbang pada perempuan atau sel telur dua-duanya bagus dan tidak ada masalah.

Biasanya kita harus periksa dua-duanya agar diketahui, jadi tidak mungkin bisa dapat program hamil hanya dilihat dari teksturnya saja atau istrinya, kenapa, kerena kemungkinan pada suami terjadi gangguan, dan itu bisa saja terjadi setelah dilihat spermanya.

Untuk menganalisa sperma ada tiga yang kita nilai dalam analisa diantaranya, jumlah gerakan sperma, bentuknya normal, dan sesuai atau tidak, Kalau memang ada problem kita nilai problemnya di mana apakah di bahan bakunya atau nutrisinya atau di saluran keluar sperma, yang dapat kita lihat apakah ada problem atau tidak pada laki-laki disitu nanti dinilai, jelas dr.Nazif.

Nazif menambahkan, kalau ada permasalahan kita collab dengan dokter urologi untuk melihat ada problem apa saja pada perempuan dan laki-laki, banyak faktor yang kita bisa lihat walaupun secara presentasi sama dengan laki-laki.

Lalu kita melihat faktor terakhirnya bagus atau tidak faktor saluran rubahnya atau faktor Indung telurnya, karena masing-masing ini biasanya ada problem misalkan pada rahim perempuan setelah diperiksa terlihat ada tumor jinak atau berubah bentuk struktur rahim terus rongganya jadi tidak bagus untuk bisa terjadi kehamilan.

“Di RSUD Cibinong kini telah hadir layanan program kehamillan dengan inseminasi. Program ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi para pasien dengan masalah infertilitas atau suatu kondisi ketika pasangan belum bisa hamil meskipun sudah melakukan hubungan seksual tanpa alat pengaman secara teratur),” ungkap dr.Nazif.

Contohnya, ada mio atau ada poli terus melihat faktor penyebab adenomiosis tumor, tumor jinak dinding rahim, selain itu tubah saluran yang keluar jadikan induk telurnya di luar rahim sehingga sperma nanti Jalan melewati saluran tubah ketemu sel telur yang ovulasi satunya kebuka atau tidak kalau misalkan ketutup artinya sel telur tidak ketemu akibatnya tidak bisa hamil begitulah kira-kira penjelasannya.

Kemudian faktor perubahan hampir paling banyak penyebab pemantulan pada wanita karena faktor itu telurnya tempat untuk nyetak sel telur ini bagus atau tidak selain dia nyata sel telur itu tempat hormonalnya.

Jadi ada beberapa hormon yang bekerja untuk mengeluarkan sel telur ada namanya efek samping, ada hormon yang merangsang telur yang bagus kemudian hormon yang matang, jadi kalau dia sudah matang semakin matanya bisa pecah supaya sel telur yang bagus bisa keluar kemudian ada hormon proges yang berfungsi untuk menebalkan dinding dalam rahim perempuan, tujuannya kalau dinding dalam rahim tebal akan terjadi kehamilan.

Sedangkan kalau dinding dalam rahim perempuan tipis dia tidak bisa menempel induk telur sperma inilah konsep selama ini yang dipakai program KB. Sebab KB itu salah satu konsepnya menipiskan di pinggul rahim akibatnya tidak pernah tebal dapat menunda kehamilan. Kemudian untuk bisa nempel terakhir namanya hormon progesteron, hormon ini berfungsi menjaga ketebalan lapisan dinding rahim, mengatur siklus menstrubasi dan mendukung kehamilan. tutup dr. Nazif.

Ada tiga tahapan program kehamilan dengan Inseminasi yang dipaparkan dr. Nazif. Sp.OG. Subsp. F.E.R

1. Ovulasi

Tahap awal teknik inseminasi buatan adalah mengetahui waktu ovulasi. Hal ini sangat penting untuk memastikan sperma yang disuntikkan waktu yang tepat sehingga mendukung kehamilan yang sehat.

2. Persiapan Sampel Sperma.

Pasien laki-laki akan diminta menyediakan sampel sperma segar pada hari prosedur untuk kemudian diproses di laboratorium.

3. Inseminasi

Dokter akan memasukkan spekulum ke dalam vagina, kemudian menyuntikkan sperma yang telah melalui proses pencucian (washing sperma) ke dalam rahim menggunakan kateter.

dr. Nazif. Sp.OG. Subsp. F.E.R. juga memastikan bahwa program Inseminasi buatan (IUD) ini untuk potensi resikonya sangat rendah, baik untuk pasien (Ibu) maupun calon janin (Bayi).

” Kami pastikan program kehamillan dengan Inseminasi ini untuk kemungkinan resikonya sangat rendah kemungkinan terjadi resiko itu diantaranya seperti Infeksi, sedikit pendarahan vagina, kehamilan ganda bila dikordinasikan dengan obat-obatan pemicu ovulasi. Tapi untuk resiko terhadap janin, kita belum pernah menemukan kasusnya,” tegasnya.(Joey).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *